Bitcoin Bangkit ke $62,574, Arus Keluar ETF Mulai Stabil
Harga Bitcoin bangkit ke 62,574 USD, naik 1.74% dalam 24 jam setelah data CPI AS sesuai ekspektasi di 4.2%. Data CPI inti yang hanya naik 0.2% secara bulanan memberikan sinyal bahwa tekanan inflasi mungkin sudah mencapai puncaknya, mengurangi urgensi bagi Fed untuk menaikkan suku bunga secara agresif. Arus keluar ETF Bitcoin spot AS mulai stabil setelah 13 hari beruntun dengan total 4.4 miliar USD. Total aset kelolaan ETF Bitcoin spot AS turun dari 104.29 miliar menjadi 80.4 miliar USD. Data on-chain menunjukkan pemegang jangka panjang tidak menjual besar-besaran, menandakan aksi ambil untung institusi daripada kepanikan pasar. Ethereum diperdagangkan di 1,632 USD, turun tajam dari level 3,500 USD di awal tahun. Indeks Ketakutan dan Keserakahan Bitcoin di level 12 — masih dalam zona “Ketakutan Ekstrem” — menunjukkan sentimen pasar masih rapuh meskipun harga rebound. Analisis teknikal menunjukkan level support Bitcoin di 61,000 USD dan 60,500 USD, sementara resistance di 63,000 USD dan 64,000 USD. RSI di 35.12 mengindikasikan momentum bearish mulai melemah. Indeks Dolar AS (DXY) turun ke 100.08 setelah data CPI dirilis, memberikan sedikit ruang bagi aset berisiko. Kapitalisasi pasar kripto global mencapai 1.254 triliun USD, naik 1.13% dalam 24 jam. Dominasi Bitcoin di 56.29%. Pertemuan FOMC pada 16-17 Juni menjadi katalis utama berikutnya. Pasar memperkirakan Fed akan mempertahankan suku bunga, namun pernyataan Ketua Warsh tentang prospek inflasi akan sangat mempengaruhi sentimen pasar kripto dalam jangka pendek. Risiko kenaikan harga energi dari konflik Timur Tengah tetap menjadi faktor risiko yang dapat membatasi kenaikan lebih lanjut.