Exness teregulasi oleh 4 otoritas keuangan global. Keamanan dana Anda adalah prioritas utama.
Exness adalah salah satu broker paling teregulasi di industri forex. Berikut lisensi yang dimiliki Exness dan apa artinya bagi keamanan dana Anda.
FCA adalah regulator keuangan paling ketat di dunia. Exness (Cy) Ltd memiliki lisensi FCA yang memungkinkannya beroperasi di Inggris dan Eropa. Implikasi bagi Anda: Dana klien wajib disimpan di rekening terpisah (segregated accounts). Klaim kompensasi hingga £85.000 jika broker bangkrut (FSCS). Pengawasan ketat terhadap modal perusahaan. Audit rutin oleh FCA.
Cara verifikasi: Buka register.fca.org.uk, cari nomor 730729. Hasil: Exness (Cy) Ltd — status Authorised.
CySEC adalah regulator utama untuk operasi Exness di Uni Eropa. Exness mematuhi direktif MiFID II yang ketat. Dana klien dilindungi hingga €20.000 melalui ICF (Investor Compensation Fund).
FSCA mengatur operasi Exness di Afrika. Exness mematuhi standar permodalan yang ketat dan persyaratan pelaporan rutin.
FSA mengatur Exness (SC) Ltd yang melayani klien dari luar Eropa, termasuk Indonesia. Meskipun regulasi Seychelles tidak seekstrem FCA, Exness tetap menerapkan standar keamanan tinggi yang sama untuk semua klien global.
Dana Anda disimpan di rekening terpisah dari dana operasional Exness. Jika Exness bangkrut, dana Anda tidak tersentuh kreditur. Exness tunduk pada audit keuangan independen oleh Deloitte. Ada mekanisme kompensasi jika terjadi pelanggaran. Exness dilarang menggunakan dana klien untuk operasional perusahaan. Regulasi ini membuat Exness jauh lebih aman dibanding broker tanpa lisensi atau lisensi offshore tanpa pengawasan ketat.
Peringatan Risiko: CFD adalah produk berisiko tinggi. 70-80% akun investor ritel kehilangan uang saat memperdagangkan CFD. Pastikan Anda memahami risikonya.
178/12
Cyprus Securities and Exchange Commission. Regulasi Uni Eropa.
50864
Financial Sector Conduct Authority, Afrika Selatan.
SD076
Financial Services Authority, Seychelles.