Konflik AS-Iran Dorong Minyak WTI Mendekati $80 CAD Capai Tertinggi 4 Minggu
Harga minyak mentah WTI naik mendekati $80 per barel pada 16 Juli, mencapai level tertinggi dalam sebulan, ketika konflik militer antara AS dan Iran terus meningkat. AS telah melancarkan lebih banyak serangan udara terhadap Iran, dan risiko gangguan pasokan melalui Selat Hormuz terus menyelimuti pasar.
Selat Hormuz adalah jalur transportasi minyak terpenting di dunia, membawa sekitar sepertiga dari perdagangan minyak global setiap hari. Konflik militer AS-Iran mengancam langsung keselamatan jalur penting ini. Meskipun OPEC+ sebelumnya menyatakan memiliki kapasitas cadangan yang cukup, kemampuan untuk melepaskan kapasitas tepat waktu masih dipertanyakan.
Secara teknis, minyak WTI telah berhasil menembus resistensi $78, dengan target berikutnya di $80. Jika menembus level ini, harga minyak berpotensi naik ke $82. Namun, pedagang perlu memperhatikan bahwa tanda-tanda pendinginan konflik Timur Tengah dapat menyebabkan harga minyak menyesuaikan dengan cepat.
Dolar Kanada bertahan di level tertinggi 4 minggu didukung harga minyak. Kanada adalah eksportir minyak mentah terbesar ke AS. Dolar Australia naik berkat data ekonomi China yang kuat, sementara dolar Selandia Baru turun karena permintaan safe haven dari konflik Timur Tengah.