Regulasi: FCA (UK) & CySEC (Siprus) | Deposit Mulai USD 10 Withdraw Instan 24/7

Konflik AS-Iran Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi Sebulan, Emas Jadi Safe Haven

Konflik AS-Iran Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi Sebulan, Emas Jadi Safe Haven

Serangan Udara AS Guncang Pasar Energi Global

Amerika Serikat melancarkan serangan udara terhadap Iran, mengguncang pasar keuangan global. Minyak mentah WTI melonjak di atas US$83 per barel, mencapai level tertinggi dalam satu bulan. Emas, sebagai aset safe haven tradisional, meroket ke area US$2.420 per ons ketika arus modal deras mengalir ke aset aman. Analis memperingatkan ketegangan Timur Tengah dapat berlarut-larut dan berdampak serius pada pasokan minyak global.

Selat Hormuz dalam Ancaman

Selat Hormuz, yang menangani sekitar 20% pengangkutan minyak dunia, mencatat penurunan lebih dari 50% dalam lalu lintas pelayaran setelah serangan tersebut. Pakar energi memperingatkan jika konflik meningkat, harga minyak bisa menembus US$85 per barel. Ketidakpastian geopolitik mendorong aset berisiko mengalami volatilitas tinggi.

Dampak pada Pasar Valas

Dolar AS didukung oleh permintaan safe haven tetapi kenaikannya terbatas oleh data pasar tenaga kerja yang lemah. Dolar Kanada melonjak berkat harga minyak yang tinggi, sementara Franc Swiss dan Yen Jepang juga menarik aliran modal safe haven. Investor disarankan memantau situasi Timur Tengah dan bersiap menghadapi volatilitas pasar.