Divergensi Kebijakan Bank Sentral Global: Dampak Keputusan ECB dan The Fed terhadap Pasar Forex
Bank Sentral Eropa (ECB) akan mengumumkan keputusan suku bunga terbaru pada 11 Juni 2026. Probabilitas kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin telah melampaui 90 persen, yang akan menjadi langkah pengetatan pertama sejak ECB menghentikan siklus kenaikannya pada tahun 2025. Keputusan ini menandai divergensi kebijakan yang signifikan antara ECB dan Federal Reserve AS.
Dorongan utama di balik kenaikan suku bunga ECB adalah lonjakan inflasi Zona Euro yang dipicu oleh krisis energi Timur Tengah. Inflasi Zona Euro pada bulan Maret mencapai 2,6 persen, level tertinggi dalam 20 bulan. Meskipun pertumbuhan ekonomi Eropa masih lemah dengan PDB hanya tumbuh 0,9 persen, ECB jelas memprioritaskan pengendalian inflasi di atas pertumbuhan ekonomi jangka pendek.
Sementara itu, Federal Reserve AS terus mempertahankan sikap wait-and-see dengan suku bunga di kisaran 3,50 hingga 3,75 persen. Inflasi AS yang masih bertahan di 3,8 persen belum memberikan cukup keyakinan bagi The Fed untuk memulai siklus pelonggaran. Perbedaan arah kebijakan antara kedua bank sentral utama ini secara teori seharusnya mendukung penguatan euro terhadap dolar AS.
Namun, analis memperingatkan bahwa divergensi kebijakan saja tidak cukup untuk mendorong penguatan euro yang berkelanjutan. Zona Euro lebih rentan terhadap guncangan energi dibandingkan AS, dan perlambatan ekonomi di kawasan tersebut dapat membatasi potensi penguatan euro. Selain itu, jika pasar menafsirkan kenaikan suku bunga ECB sebagai langkah yang dipaksakan oleh tekanan inflasi, euro justru berpotensi mengalami pelemahan jangka pendek.
Dari perspektif teknis, EUR/USD bertahan di atas support 1,1500 dengan resistensi terdekat di 1,1710. Para trader disarankan untuk mencermati konferensi pers Presiden ECB Christine Lagarde setelah pengumuman suku bunga, terutama mengenai prospek kebijakan moneter ke depan. Pernyataan yang dovish dapat membatasi kenaikan euro, sementara nada hawkish dapat mendorong EUR/USD menuju level resistensi berikutnya.