Regulasi: FCA (UK) & CySEC (Siprus) | Deposit Mulai USD 10 Withdraw Instan 24/7

Fed Pertahankan Suku Bunga Tapi Sinyal Hawkish Dorong Indeks Dolar Tembus 100

18 Juni 2026 — Federal Reserve AS (Fed) mengumumkan keputusan suku bunga terbaru, mempertahankan suku bunga dana federal di 3,50%-3,75% sesuai ekspektasi pasar. Namun, Dot Plot yang dirilis bersamaan menunjukkan sinyal hawkish yang signifikan, mendorong Indeks Dolar AS (DXY) menembus level 100,40.

Rapat FOMC yang dipimpin oleh Ketua Fed baru Kevin Warsh untuk pertama kalinya menaikkan proyeksi suku bunga median akhir tahun 2026 dari 3,4% menjadi 3,8%. Empat anggota komite memperkirakan dua kali kenaikan suku bunga tahun ini. CME FedWatch menunjukkan probabilitas kenaikan suku bunga pada Oktober melonjak dari 32% menjadi 60,7%.

Fed menghapus frasa “penyesuaian lebih lanjut” (further adjustment) dari pernyataan kebijakan dan beralih ke pendekatan “bergantung pada data” (data-dependent). Pasar menafsirkan ini sebagai tanda bahwa Fed ingin mempertahankan fleksibilitas kebijakan.

Dampak terhadap pasar valuta asing sangat kuat: EUR/USD turun di bawah 1,1500, GBP/USD melemah ke 1,3270 – level terendah dalam dua bulan. USD/JPY melonjak ke 160,80, level tertinggi dalam hampir dua tahun, menimbulkan kekhawatiran intervensi Jepang.

Para analis mencatat bahwa hasil rapat ini berbeda secara signifikan dari ekspektasi pasar. Sebagai Ketua Fed baru, pasar masih dalam proses beradaptasi dengan gaya kebijakan Warsh. Pelaku pasar disarankan untuk mencermati data ekonomi AS yang akan dirilis pekan depan, terutama indeks harga PCE.