{"id":176,"date":"2026-06-12T03:03:27","date_gmt":"2026-06-12T03:03:27","guid":{"rendered":"https:\/\/exness-indonesian.com\/?p=176"},"modified":"2026-06-12T03:03:27","modified_gmt":"2026-06-12T03:03:27","slug":"cpi-as-naik-4-2-tertinggi-dalam-3-tahun-harga-energi-jadi-pendorong-utama-3","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/exness-indonesian.com\/?p=176","title":{"rendered":"CPI AS Naik 4.2% Tertinggi dalam 3 Tahun, Harga Energi Jadi Pendorong Utama"},"content":{"rendered":"<p>Indeks Harga Konsumen (CPI) AS bulan Mei naik 4.2% secara tahunan, tertinggi dalam 3 tahun dan sesuai ekspektasi pasar. CPI inti hanya naik 0.2% secara bulanan, lebih rendah dari perkiraan 0.3%, menandakan tekanan inflasi inti mungkin mencapai puncak. Harga energi melonjak 23.5% secara tahunan, dengan bensin naik 40.5%, menjadi pendorong utama inflasi. Energi menyumbang lebih dari 60% kenaikan CPI bulanan. Data ini dirilis menjelang pertemuan Fed 16-17 Juni. Pasar memperkirakan Fed akan mempertahankan suku bunga di 3.50-3.75%. Namun pasar futures memberi probabilitas 35% Fed akan menaikkan suku bunga pada Desember. Indeks Dolar AS bertahan di atas 100. EUR\/USD diperdagangkan di 1.1530, GBP\/USD turun ke 1.3280 terendah tahun ini. USD\/JPY mendekati 160 meningkatkan tekanan pada BOJ. Emas spot di 2,370 USD\/ounce. Analis memperkirakan konflik Timur Tengah terus mendorong harga energi lebih tinggi, menciptakan risiko inflasi berkelanjutan. Konflik di kawasan Teluk telah mengurangi pasokan minyak global sekitar 10 juta barel per hari, menurut laporan PBB. Harga minyak Brent bertahan di 86 USD per barel. Jika konflik meningkat, harga minyak bisa menembus 90 USD yang akan memperburuk prospek inflasi global. Pertemuan FOMC pekan depan menjadi katalis utama pasar. Pernyataan Ketua Fed Warsh tentang prospek inflasi dan pengaruh AI terhadap produktivitas akan menjadi fokus utama investor.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Indeks Harga Konsumen (CPI) AS bulan Mei naik 4.2% secara tahunan, tertinggi dalam 3 tahun dan sesuai ekspektasi pasar. CPI [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-176","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tak-berkategori"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/exness-indonesian.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/176","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/exness-indonesian.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/exness-indonesian.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/exness-indonesian.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=176"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/exness-indonesian.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/176\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/exness-indonesian.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=176"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/exness-indonesian.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=176"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/exness-indonesian.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=176"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}